als - new
metode pembelajaran untuk anak tk

Ini 10 Metode Pembelajaran untuk Anak TK yang Umum Diajarkan

Di Indonesia, pendidikan anak-anak usia 5-6 tahun biasanya disebut dengan pendidikan TK. Pada tingkat ini, biasanya dimunculkan 10 metode pembelajaran untuk anak tk sesuai dengan tahapan perkembangan anak-anak itu sendiri.

Metode ini tentunya tidak serta merta dikeluarkan dengan cuma-cuma, melainkan sudah di bawah naungan Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Pembinaan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Adapun beberapa metode tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. Bercakap–cakap

Seperti namanya, metode pembelajaran untuk anak tk ini tentunya menggunakan dialog untuk melakukan pendekatan dalam pendidikan. Adapun berdasarkan bentuknya, metode bercakap-cakap atau dialog dibagi ke dalam 3 jenis:

  • Percakapan bebas: dilakukan oleh para guru kepada murid dengan pembahasan yang tidak spesifik. Bisa dengan menanyakan hobi atau aktivitas untuk kegiatan sehari-hari.
  • Dialog berdasarkan gambar seri: pada metode ini, guru akan menggunakan fasilitas gambar seri untuk memulai dialog bersama anak-anak.
  • Percakapan dengan tema: artinya, dialog yang dilakukan oleh guru dengan anak-anak memiliki tema bahasan.

2. Bermain

Pada dasarnya, usia kanak-kanak memang didominasi dengan bermain. Untuk itu, bermain sebagai metode pembelajaran untuk anak tk dinilai sangat efektif.

Pembelajaran yang disampaikan dengan menyisipkan beberapa permainan, nyatanya bisa membuat anak-anak belajar tanpa menyadarinya. Sehingga, rasa tidak nyaman seperti bosan, bisa teratasi dengan maksimal.

3. Bercerita

Interaksi antara guru dengan muridnya melalui cerita, diketahui dapat membangun sisi imajinatif seorang anak. Metode ini dapat dilakukan dengan cara memberikan bacaan atau membacakan cerita berupa fabel, dongeng, atau yang lainnya.

Selain menambah wawasan yang daya imajinatif, metode bercerita ini nyatanya juga banyak menyimpan berbagai pesan moral yang bisa diajarkan kepada anak-anak. Contohnya pada cerita fabel, anak-anak akan diajak untuk mengerti kehidupan para hewan, membangun sisi kasih sayang, dan sebagainya.

4. Tanya Jawab

Metode pembelajaran untuk anak tk tanya jawab, biasanya guru akan mengajukan beberapa pertanyaan dengan pokok bahasan tertentu kepada anak-anak didiknya. Pada metode ini, guru dapat menilai bagaimana pandangan seorang anak terhadap suatu permasalahan yang dilontarkan kepada mereka.

Selain itu, anak-anak akan cenderung berpikir kritis dalam menentukan jawaban. Bahkan, dengan cara ini, anak-anak bisa memanfaatkannya untuk mengemukakan pendapat mereka dan melatih keberanian.

5. Pemberian Tugas

Apabila seorang guru ingin melatih tanggung jawab siswanya, dapat menggunakan metode pemberian tugas. Selain melatih tanggung jawab, anak-anak juga akan terbiasa untuk mengerti bagaimana hak dan kewajiban bisa didapat dan jalankan.

6. Karya Wisata

Di beberapa waktu tertentu, karya wisata ini memang menjadi metode efektif untuk mengenalkan anak-anak kepada lingkungan. Para guru yang bertindak sebagai fasilitator, akan mengajak anak muridnya ke suatu tempat yang sudah disesuaikan dengan tema-tema tertentu.

Misalnya, guru dan murid mengunjungi sebuah kebun binatang. Di sana, mereka akan melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan hewan, seperti memberi makan, memandikan, hingga mengenal kehidupan hewan-hewan yang sudah dilihat.

7. Sosiodrama hingga Bermain Peran

Metode permainan peran atau sosiodrama, akan memberi anak-anak pengetahuan tentang berbagai macam emosi. Permainan peran juga bisa mengajarkan anak-anak tentang bagaimana cara mengolah gerakan tubuh, bahkan aneka ekspresi yang dapat dibuat oleh wajah.

8. Demonstrasi

Seperti namanya, pada metode pembelajaran untuk anak tk demonstrasi ini, anak-anak akan diminta untuk memperagakan suatu proses, karya, hingga kegiatan tertentu. Metode demonstrasi tentunya berfungsi untuk melatih anak-anak dalam mengenai proses terciptanya sesuatu.

Dengan ini, anak-anak akan paham jika segala hal yang terjadi di dunia ini tidak semata-mata ada. Terdapat berbagai macam usaha hingga proses yang harus dilakukan, demi terciptanya sesuatu.

9. Proyek

Kegiatan sebagai media, adalah salah satu kalimat yang mendeskripsikan bagaimana metode proyek dijalankan. Melalui metode ini, anak-anak akan diminta untuk melakukan penilaian, eksplor, sintesis, hingga mencari informasi untuk menghasilkan bentuk-bentuk pembelajaran.

Biasanya, para guru akan membentuk suatu kelompok untuk menjalankan metode proyek ini kepada anak didiknya. Tanpa disadari, metode tersebut bisa membuat anak-anak jadi lebih aktif dan kreatif.

10. Eksperimen

Metode pembelajaran untuk anak tk yang terakhir, layaknya seorang profesor di laboratorium kimia, anak-anak akan diminta untuk mengamati suatu proses hingga memberikan suatu perlakuan khusus terhadap hal-hal yang ada di depan mereka. Contohnya seperti seorang anak diminta untuk mengamati bagaimana perkembangan kupu-kupu.

Atau ketika anak-anak diminta untuk mengamati pertumbuhan bunga yang mereka sukai. Metode ini sangat persis seperti pembelajaran sains, namun dikemas dalam bentuk yang jauh lebih sederhana.

Itulah 10 metode pembelajaran untuk anak tk yang paling banyak diterapkan di Indonesia. Berbagai metode di atas tentunya memiliki sisi kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Share this post