als - new
mengajarkan anak untuk berbagi

5 Cara Tepat Mengajarkan Anak Untuk Berbagi Kepada Orang Lain

Mengajarkan anak untuk berbagi kepada orang lain bisa dikatakan mudah tapi juga sulit. Hal ini memang sedikit perlu usaha yang kuat sebagai orang tua dalam memberi pengajaran kepada anak sejak dini.

Berbagi merupakan hal yang sangat penting diajarkan. Karena hal ini akan dapat membangun hubungan yang baik kepada orang lain. Kemampuan bersosialisasi anak akan tumbuh dengan berbagi. Namun, harus tahu cara yang tepat dalam mengajarkan kepada anak.

Pentingnya Mengajarkan Anak Berbagi

Anak yang memahami konsep berbagi sejak dini akan lebih mudah bersosialisasi terhadap lingkungan sekitar. Tak urung dalam hal berbagi merupakan konsep penting selain mengajarkan anak tentang empati dan rasa peduli kepada sesama.

Berbagi juga merupakan keterampilan dasar seorang anak dalam berinteraksi kepada teman dan keluarga. Dengan berbagi maka tumbuh kembang anak akan semakin naik.

Mengajarkan anak untuk berbagi sejak dini memang tidak mudah. Tetapi memberikan keterampilan ini akan membuat anak lebih mengerti dengan konsep berbagi adalah memberi.

Dengan begitu anak akan mulai mempelajari bagaimana cara bernegosiasi dan melakukan sesuatu secara bergiliran. Konsep ini akan menumbuhkan sikap toleransi yang baik kedepannya untuk anak.

Pasalnya anak akan mudah bergaul dengan teman sekolah, teman yang baru dikenalnya maupun teman di lingkungan rumahnya. Lalu, kapan sebaiknya mengajarkan anak berbagi?

Waktu Terbaik Dalam Mengajarkan Anak Berbagi

Memilih waktu yang pas dalam mengajarkan anak berbagi merupakan hal yang penting bagi orang tua. Karena pemilihan waktu yang terlalu awal bukanlah hal baik. Begitu juga jika diajarkan saat anak beranjak remaja.

Saat yang paling tepat memulai mengajarkan anak untuk berbagi kepada anak adalah di usianya yang ke 3 hingga 4 tahun. Mengapa demikian, karena di usia tersebut sedang terjadi perkembangan kognitif dan perkembangan fisik terhadap.

Dimana sang anak akan lebih mudah mengerti dan menjadi terbiasa nantinya. Hal itu juga dapat mendukung tumbuh kembang sang anak. Keterampilan terbagi menjadi kemampuan “inti” dalam hal membangun kepribadian sang anak dengan baik.

Cara Tepat Dalam Mengajarkan Anak Berbagi

Berikut ini akan dijelaskan mengenai bagaimana cara mengajarkan anak untuk berbagi. Beberapa tips di bawah sangat mudah dipraktekan oleh ibu dalam mendidik anak-anaknya.

Berbagi merupakan hal yang penting dikuasai anak agar hubungan dengan teman sebayanya berjalan dengan baik. Dengan berbagi anak akan mudah mencari teman dan melakukan sesuatu secara bersamaan.

Akan tetapi, dalam pengajaran soal berbagi pastilah menemukan kendala. Tak jarang banyak anak yang bertengkar hanya karena tidak mau berbagi mainan kepada teman sebayanya.

Jika terjadi seperti itu, tak perlu khawatir. Anak-anak di usia awal memang memiliki rasa kepemilikan tinggi terhadap apa saja barang kepunyaannya. Jadi jangan heran jika di awal anak akan menolak dengan keras jika diajarkan berbagi.

Namun, hal tersebut jika dibiarkan akan membuat anak susah untuk berbagi dan kebiasaannya akan dibawa sampai dewasa. Langsung saja ini tips yang pas untuk mengajarkan anak berbagi sejak dini:

1. Ajarkan Saat Anak Berada Pada Usia Yang Tepat

Seperti yang diketahui, waktu adalah hal penting dalam pembelajaran keterampilan untuk menumbuhkan sikap kepada anak. Begitu juga dalam keterampilan berbagi.

Waktu yang paling pas adalah mulai umur 3-4 tahun. Lebih intensif lagi ketika pada usia 6-9 tahun usia perkembangan.

2. Jelaskan Arti Berbagi Kepada Anak

Menjelaskan tentang konsep berbagi kepada anak sangatlah penting. Beri pengertian sejak ini mengapa sang anak perlu berbagi kepada teman, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

3. Jangan Memaksa

Jangan pernah memaksa dalam mengajarkan anak konsep berbagi. Coba dengarkan alasan jika anak menolak berbagi hal miliknya. Contoh: anak mau meminjamkan buku tulisnya namun tidak dengan pensil miliknya.

4. Jadi Contoh Dalam Mengajarkan Anak

Mengajarkan anak untuk berbagi salah satunya bisa dengan mencontohkan hal kepada anak merupakan sistem pengajaran yang baik. Maka contohkan sikap berbagi kepada anak sejak dini.

5. Jika Anak Menolak Berbagi, Tanyakan Alasannya

Tak perlu khawatir jika anak menolak berbagi mainan atau hal lain. Cara mengajarkan anak untuk berbagi yang tepat terkait hal ini cukup tanyakan alasannya, membangun komunikasi kepada anak juga perlu dalam mengajarkan anak konsep berbagi.

Nah, itulah cara tepat mengajarkan anak untuk berbagi kepada orang lain sejak dini. Anak adalah sumber kebahagiaan, untuk itu ajaran yang terbaik bagi mereka adalah hal penting.

Jika ingin mengetahui lebih luas terkait pendidikan bisa klik disini.

Share this post