als - new
cara mengajarkan anak agar bisa fokus

6 Cara Mengajarkan Anak Agar Bisa Fokus Sedari Kecil

Konsentrasi atau fokus pada anak merupakan sebuah bagian dari cara berpikir yang memungkinkan anak menyelesaikan sesuatu tanpa menundanya. Melalui hal ini anak bisa menjaga perhatiannya pada sesuatu sampai selesai. Berikut cara mengajarkan anak agar bisa fokus mengerjakan pekerjaannya:

1. Membagi Tugas ke Hal-Hal Kecil

Jika mendapati tugas yang besar, anak seringkali kebingungan harus mulai dari mana. Semakin besar tugas yang didapatkan, maka fokus atau perhatian yang dibutuhkan juga akan jauh lebih banyak. Jadi untuk melatih hal ini, cobalah orang tua membagi lagi tugas ke dalam beberapa hal kecil yang gampang diselesaikan.

Ini bisa membantu si kecil saat mengerjakan tugasnya sehari-hari. Terkadang tugas atau pekerjaan rumah yang dibawa dari sekolah jumlahnya cukup banyak sehingga membuat anak sendiri kewalahan dengan tugasnya sendiri. Disini peran orang tua untuk membantu agar si kecil tidak terlalu terbebani.

Bukan membantu mengerjakan, tapi mengajari bagaimana agar tugas yang banyak itu terlihat seperti sedikit dengan membagi-baginya. Konsentrasi terlebih dahulu pada tugas yang memerlukan waktu sebentar untuk mengerjakannya.

Setelah semua tugas singkat tadi selesai, barulah kerjakan tugas dengan tingkat yang lebih banyak. Jika semua diawali dari yang sulit di awal justru anak bisa kehilangan motivasi di awal dan melewatkan pekerjaan yang lain karena sudah menganggapnya berat.

2. Menyelesaikan Pekerjaan dengan Cara yang Seru

Anak bisa merasa terbebani jika punya tugas dalam waktu yang bersamaan dan jumlah yang tidak sedikit. Tak jarang itu membuat mereka malas dan menjadikannya pekerjaan yang melelahkan. Oleh karena itu agar anak mau mengerjakannya cobalah kerjakan secara santai dan menyenangkan.

Berikan anak selang waktu untuk bersenang-senang saat mengerjakan sesuatu. Namun jika waktunya sudah habis, anak harus kembali melakukan tugasnya. Dengan begini anak sudah siap jika harus melanjutkan tugasnya karena sudah bersenang-senang dengan hati yang gembira.

3. Kurangi Distraksi

Anak yang kurang bisa menjaga konsentrasi mereka bisa jadi karena terlalu banyak distraksi disekitarnya. Sebagai orang tua sangat penting untuk bisa menjaga konsentrasi anaknya saat melakukan sesuatu kegiatan.

Biasanya distraksi ini datang dari lingkungan sekitarnya, bisa jadi itu karena distraksi dari orang lain. Hal lain yang membuat distraksi tentu saja barang elektronik seperti gadget dan juga televisi. Anak senang sekali memainkan gadget dan menonton televisi.

Cara mengajarkan anak agar bisa fokus dengan usahakan saat melakukan sesuatu kegiatan, jauhkan anak dari benda-benda tersebut agar fokusnya terjaga. Benda tersebut semuanya merupakan sumber gangguan utama bagi anak sehingga harus diciptakan lingkungan yang kondusif agar anak fokus saat belajar.

4. Atur Tenggat Waktu

Ada baiknya untuk memberikan batasan waktu untuk si kecil menyelesaikan kegiatannya pada satu waktu. Hal ini termasuk kedalam cara mengajarkan anak agar bisa fokus. Jika si kecil mendapati ada deadline dalam pekerjaannya, ia sebisa mungkin akan menyelesaikannya lebih awal dan cepat.

Berkat itu si kecil akan lebih berkonsentrasi untuk segera menyelesaikan apa yang jadi tanggung jawabnya. Berbeda jika si kecil dibebaskan untuk mengerjakannya selama mungkin, jadinya hanya akan dikerjakan semaunya saja,

Namun jangan berikan anak tenggat waktu yang pendek agar tidak membuatnya cemas. Batas waktu yang pas memberikan si anak keleluasaan untuk fokus pada pekerjaannya dan tidak membuyarkan konsentrasinya.

5. Latih dengan Permainan yang Memerlukan Fokus

Saat ini sudah banyak permainan yang bisa melatih anak untuk tetap fokus. Lewat permainan semacam ini anak bisa meningkatkan tingkat konsentrasi mereka yang mungkin selama ini agak rendah karena gampang goyah.

Ada banyak permainan yang bisa dicoba dari yang konvensional sampai modern menggunakan aplikasi. Kebanyakan dari permainan itu dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir saat menyelesaikan masalah. 

6. Ajarkan Disiplin

Dalam setiap rutinitas usahakan semuanya sudah terjadwal dan disiplin. Lewat rutinitas harian yang terjadwal dengan baik anak akan merasa nyaman dan memperkuat konsistensinya. Awali dengan kebiasaan bangun pagi, sarapan, dan mandi di pagi hari supaya jadi kebiasaan sederhana yang melatih fokus.

Nah itulah serangkaian cara mengajarkan anak agar bisa fokus sejak dini. Diharapkan dengan mengajarinya hal tersebut, anak bisa selalu fokus terhadap apa yang sedang dikerjakannya sehingga dapat menyelesaikan banyak hal dengan baik.

Share this post