als - new
cara mengajari anak belajar membaca dengan cepat

Lakukan 8 Cara Mengajari Anak Belajar Membaca Dengan Cepat Ini, Mahir Baca Dalam Waktu Singkat

Mengajari anak membaca menjadi satu bekal yang penting sebelum anak masuk sekolah. Para orangtua tentu menginginkan cara mengajari anak belajar membaca dengan cepat sehingga lebih banyak yang bisa diajarkan. Untuk itu, coba beberapa cara di bawah ini:

1. Melakukan Pembelajaran Pada Usia yang Disarankan

Cara mengajari anak belajar membaca yang pertama, jika ingin mulai mengajarkan membaca, orang tua tentu akan bertanya tentang usia untuk mengajarkan membaca. Dalam hal ini, tidak ada usia minimalnya. Belajar membaca bisa dimulai sejak dini, namun bertahap dari pengenalan saja, belum sepenuhnya membaca.

Usia terbaik untuk belajar membaca adalah usia 1 hingga 7 tahun. Maka, orang tua bisa memaksimalkan pembelajaran membaca pada anak pada usia tersebut. Harapannya, di usia 7 tahun saat akan masuk sekolah dasar, anak sudah bisa membaca dengan lancar.

2. Menggunakan Bahan Pembelajaran Sesuai dengan Usia

Usia 1 sampai 7 tahun sebagai usia optimal untuk belajar membaca bukan berarti belajar membaca bisa menggunakan semua bahan. Tentunya jika anak baru mulai belajar membaca, anak belum bisa membaca buku yang penuh dengan tulisan.

Maka dari itu, sesuaikan bahan yang digunakan dengan usia anak. Mulai dari bahan mengenalkan huruf, dilanjutkan dengan bahan perkenalan suku kata. Bahan yang digunakan juga harus bergambar dan warna-warni hingga perlahan anak bisa menggabungkan kata.

3. Menggunakan Media Belajar Membaca yang Menyenangkan

cara mengajari anak belajar membaca selanjutnya selain menggunakan media belajar yang disesuaikan dengan usia, ada hal lain yang harus diperhatikan. Anak hingga 3 tahun mungkin masih kurang bisa mengenali huruf. Namun yang termudah adalah mengenali gambar dengan warna yang menarik penglihatannya.

Karena itu, gunakan media ajar yang menyenangkan. Misalnya saja memilih buku bergambar, blok huruf, hingga kartu. Selain itu, menggunakan video dan lagu juga tentu bisa mengenalkan anak pada huruf dengan lebih cepat karena ditambah dengan stimulus suara.

4. Mengajarkan Tahap Demi Tahap

Kalimat tidak ada yang instan di dunia ini sangat cocok untuk mengajarkan anak membaca. Ya, anak tidak akan bisa membaca secara instan. Pasti ada tahapan yang harus ditempuh oleh orangtua dalam mengajarkan anak membaca.

Tahapan ini bisa disesuaikan dengan usia anak dan stimulus yang bisa didapatkannya. Misalnya saja, anak di bawah 3 tahun baru bisa mengenali huruf melalui nyanyian. Setelah anak semakin besar, orangtua bisa mengembangkannya menjadi menyusun kata bahkan kalimat utuh.

5. Menggunakan Suku Kata dan Kata yang Variatif

Pengenalan suku kata menjadi salah satu cara mengajari anak membaca dengan cepat. Untuk mampu membaca satu kata tentu anak harus bisa mengenali suku katanya. Maka tahapan ini tentu tidak boleh dilewatkan setelah anak bisa mengenali huruf.

Untuk mengoptimalkan pembelajaran tentang suku kata ini, orangtua juga tentu harus memahami apa yang harus dilakukan. Orangtua harus menggunakan suku kata yang variatif. Tujuannya tentu agar anak semakin terbiasa dengan berbagai bentuk suku kata yang muncul.

6. Melabeli Benda Di Rumah

Kunci dari cara mengajari anak belajar membaca dengan cepat adalah dengan membuat anak menjadi terbiasa. Hal ini bisa dimulai dengan benda yang sering dilihat oleh anak. Apalagi kalau bukan benda-benda di rumah, terutama benda yang sering digunakan oleh anak.

Orangtua bisa melabeli benda-benda di rumah dengan namanya. Jangan lupa untuk memberi tulisan yang lumayan besar agar anak bisa melihatnya. Dengan begitu, anak akan melihatnya saat akan menggunakannya dan berusaha untuk membaca tulisan itu.

7. Memanfaatkan Segala Kesempatan Untuk Membaca

Cara mengajari anak belajar membaca tidak terbatas hanya pada saat orangtua mengajarkan membaca dengan media ajarnya. Banyak kesempatan lain yang bisa dimanfaatkan oleh orangtua. Kesempatan ini jika digunakan dengan baik tentu akan banyak membantu anak belajar membaca.

Contohnya saja, ketika di jalan dan menemukan papan iklan dengan tulisan besar. Orangtua bisa menuntun anak untuk membaca kata-katanya. Atau ketika sedang pergi ke supermarket atau taman bermain, ajak anak untuk membaca nama barang atau papan peringatan.

8. Sesekali Bacakan Cerita dan Ajarkan Menulis

Cara mengajari anak belajar membaca yang terakhir, juga bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengajarkan anak membaca. Sesekali, bacakan anak cerita sambil menunjuk kata yang dibaca agar anak mengenalinya.

Selain itu, selingi pelajaran membaca dengan menulis. Dengan begitu anak bisa semakin mudah mengenali huruf dan cara membentuknya menjadi kalimat. Anak akan semakin mahir membaca sekaligus menulis.

Dengan menerapkan cara mengajari anak belajar membaca dengan cepat di atas, anak akan bisa cepat bisa membaca. Namun tetap harus diingat adalah kemampuan dan kebutuhan setiap anak berbeda. Orangtua bisa melakukan elaborasi dan penyesuaian sesuai dengan kondisi anak.

Share this post