als - new
cara membimbing anak belajar membaca

Bagaimana Cara Membimbing Anak Belajar Membaca serta Manfaat Bisa Membaca bagi Anak-anak

Membaca adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh semua orang, karena dengan kemampuan tersebut, seseorang bisa memahami informasi. Orangtua bisa mengajarkan kemampuan membaca ini dengan cara membimbing anak belajar membaca, yang tentunya harus dilakukan secara bertahap.

Cara Membimbing Anak untuk Belajar Membaca

Belajar membaca adalah sebuah proses yang panjang. Proses dimana seseorang belajar untuk memperoleh makna dari sebuah materi cetak. Karena prosesnya transisi saat belajar membaca cukup kompleks, tak heran jika membaca adalah suatu pencapaian kehidupan keluarga.

Orangtua tidak boleh memaksa anaknya belajar membaca jika sang anak tidak mau. Takutnya, apabila memaksa, anak malah akan membenci yang namanya membaca. Secara umum, cara membimbing anak belajar membaca adalah seperti langkah-langkah berikut ini:

  • Buatlah rutinitas membacakan buku sejak kecil. Proses ini memang berjalan lama. Namun, penelitian telah membuktikan bahwa sering membacakan buku dongeng akan meningkatkan potensi kreatif anak. Selain itu, pembacaan dongeng ini juga akan menarik minat bacanya. Cara membimbing anak belajar membaca ini sungat efektif.
  • Perkenalkanlah anak dengan huruf. Jangan memaksa anak untuk langsung menghafalkan dan menguasai huruf A sampai Z. Lakukanlah dengan beberapa cara berikut ini, seperti menggunakan lagu, flashcard, ataupun poster berisi huruf. Bangunlah suasana perkenalan semenyenangkan mungkin.
  • Mengajarkan membaca suku kata. Ajarkanlah dahulu dari suku kata yang sederhana dan umum. Jika sudah lancar, mulailah ajari anak dengan suku kata yang lebih variatif. Jika sudah lancar, mulailah memperkenalkan dan mempelajari pengucapan huruf mati.
  • Perkenankan anak menghafal suku kata jika menyukainya. Saat menerapkan cara membimbing anak belajar membaca, terkadang ada anak yang lebih mudah belajar dengan menghafal suku katanya. Mulailah dari huruf konsonan dahulu baru kemudian mempelajari huruf-huruf vokalnya.
  • Setelah ini, ajarkan anak membaca kata utuh. Sebelumnya, pastikan dahulu anak sudah lancar mengenal huruf maupun suku katanya. Media pembelajarannya bisa menggunakan blok huruf, menempelkan label pada barang-barang di rumah, membuat permainan, atau menggunakan gadget.
  • Manfaatkan kesempatan apapun untuk membaca. Cara membimbing anak belajar membaca yang terakhir yaitu setelah belajar selesai, orangtua bisa bertanya jawab dengan anak perihal bukunya. Buatlah rumah menjadi sarana senyaman mungkin untuk lingkungan membaca. Kunci anak lancar membaca adalah sabar dan konsisten dalam mengajarinya.

Manfaat yang Diperoleh Anak Ketika Membaca

Setelah orangtua menerapkan cara membimbing anak belajar membaca dan akhirnya anak bisa membaca, banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh anak. Membaca juga akan meningkatkan kemampuan berbahasa serta meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi yang dimiliki oleh anak.

Tentu saja, manfaatnya belajar membaca tidak terbatas pada semakin berkembangnya kemampuan berbahasa dan komunikasi anak. Masih terdapat sejumlah manfaat lain yang bisa anak dapatkan dari belajar membaca. Penasaran apa saja manfaat tersebut? Yuk simak pembahasannya!

  • Mempererat hubungan antara anak dan orangtua. Jika kegiatan belajar membaca berlangsung menyenangkan, hubungan anak dengan yang mengajarkan membaca, baik ibu maupun ayah akan semakin erat. Anak akan merasa dicintai karena orangtuanya menghabiskan waktu menyenangkan bersamanya.
  • Membaca sangat baik untuk perkembangan otak. Karena membaca termasuk dalam proses rumit yang membuat tubuh harus mengkoordinasikan beberapa organ, membaca sangat baik untuk perkembangan otak anak.
  • Dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya. Ketika membaca, anak perlahan-lahan akan memahami secara mendalam mengenai pengetahuan yang ada di dunia ini. Tentunya, hal itu akan mengisi pikirannya. Dengan begini, kemampuan kognitif milik anak perlahan-lahan juga akan meningkat.
  • Meningkatkan kemampuan literasinya. Kegiatan membaca secara perlahan akan merangsang syaraf otak milik anak untuk memproses bahasa. Jadi, semakin banyak buku yang dibaca oleh anak akan meningkatkan kemampuan literasinya, baik buku tersebut memiliki gambar ataupun tidak.
  • Meningkatkan daya ingat serta kosakata yang dimilikinya. Kebiasaan membaca yang konsisten sudah pasti akan meningkatkan kosakata yang dimiliki anak. Semakin variatif buku yang dibaca, semakin variatif kosakata yang dimilikinya.
  • Membangun empati dan pemahaman sebuah kondisi. Membaca akan memungkinkan anak untuk merasakan emosi apa yang di dalam buku atau mengimajinasikan keadaannya. Karena itu, membaca dapat melatih emosi, empati, dan pemahaman kondisi suatu hal.

Memaksimalkan tumbuh kembang anak dengan hal-hal positif, salah satunya dengan cara membimbing anak belajar membaca. Bersabarlah dan konsisten dalam mengajari anak. Karena jika yang orangtua tanam adalah kebaikan, anak akan memperoleh manfaatnya di masa depan.

Share this post