als - new
cara belajar mengaji

Inilah Cara Belajar Mengaji yang Efektif, Dari Pemula Bisa Cepat Mahir

Mengaji menjadi satu amalan khusus umat Islam yang tidak boleh dilewatkan. Jika belum bisa mengaji maka diperlukan cara belajar mengaji yang memberikan hasil maksimal. Untuk itu, untuk belajar mengaji atau mengajarkan mengaji, cara-cara berikut ini bisa diterapkan:

1. Mulai dari Perkenalan Huruf Hijaiyah dan Harokat

Belajar mengaji merupakan hal yang sedikit lebih sulit untuk diterapkan. Pasalnya, Al-Qur’an disusun dengan bahasa arab dan huruf hijaiyah yang berbeda dengan Bahasa Indonesia. Karenanya, butuh cara belajar mengaji khusus untuk bisa belajar mengaji dengan efektif.

Dimulai dengan yang paling mudah yaitu dengan mengenal huruf hijaiyah. Sebelum mulai belajar mengaji, mengenal huruf hijaiyah, cara membaca, beserta harokatnya tentu menjadi sebuah kewajiban. Untuk itu, belajar mengaji yang tepat bisa dimulai dengan belajar huruf hijaiyah.

2. Gunakan Metode Iqro atau Ummi

Banyak metode yang bisa menjadi cara belajar mengaji yang tepat. Yang paling banyak digunakan sekarang adalah metode iqro dan ummi. Pilih saja salah satunya. Dengan begitu, belajar mengaji bisa dilakukan sesuai dengan pedoman yang jelas dan terstruktur.

Dalam iqro atau ummi, pelajaran mengaji akan terbagi menjadi beberapa bagian. Bagian-bagian tersebut harus dipelajari dengan berurutan karena memang sajiannya sesuai dengan tingkat kesulitan. Dengan begitu, belajar mengaji bisa dilakukan secara bertahap.

3. Belajar Tajwid

Yang tidak boleh dilewatkan dari cara belajar mengaji adalah mempelajari tajwid. Dengan mempelajari tajwid, bacaan dalam Al-Qur’an akan menjadi tepat. Ditambah lagi dengan Al-Qur’an yang bisa memiliki arti yang berbeda jika dibaca dengan bunyi yang berbeda.

Untuk itu, seimbangkan belajar membaca dengan belajar tajwid Al-Qur’an. Jika sejak awal sudah dibiasakan untuk membaca dengan tajwid yang tepat maka lama kelamaan akan terbiasa. Saat sudah berhasil membaca Al-Qur’an dengan lancar, penerapan tajwid juga bisa dilakukan.

4. Mulai Membaca dari Surat Pendek yang Dihafal

Kebanyakan orang menghafal surat-surat pendek sebelum bisa membaca Al-Qur’an. Kelemahan dari hal ini adalah, orang yang hafal surat pendek belum tentu bisa membaca Al-Qur’an. Hafalan surat pendeknya digunakan untuk kepentingan bacaan sholat.

Namun tenang saja. Jika seseorang sudah menghafal surat pendek maka latihan mengaji bisa dimulai dari surat pendek. Bunyi ayatnya akan sudah dikenali. Pelajaran mengaji tinggal dilanjutkan dengan membaca sesuai dengan huruf, harakat, dan hukum bacaannya.

5. Belajar Bersama Guru Ngaji

Bukan tidak mungkin untuk belajar mengaji sendiri. Namun alangkah lebih baiknya jika belajar mengaji didampingi oleh guru atau orang yang lebih profesional. Dengan begitu, benar atau salah dalam belajar mengaji bisa terus dipantau oleh orang yang lebih mengerti.

Selain itu, guru ngaji bisa memberikan lebih banyak panduan dalam belajar mengaji. Dengan begitu, belajar mengaji bisa dilakukan tanpa harus meraba-raba sendiri atas benar atau salahnya bacaan.

6. Menerapkan Jadwal Rutin Mengaji

Karena mengaji adalah amalan yang diutamakan bagi orang Islam maka, mengaji harus dibiasakan. Untuk mendukung kebiasaan tersebut, haruslah dilakukan pembiasaan. Cara belajar mengaji tentu sesuai dengan pribadi masing-masing.

Namun cara belajar mengaji yang paling disarankan adalah dengan menerapkan jadwal rutin untuk mengaji. Pada waktu tersebut, mengaji harus fokus dilakukan. Dengan begitu, lama kelamaan mengaji akan menjadi kebiasaan karena sudah melakukannya setiap hari secara rutin.

7. Mengaji dengan Disimak Orang Lain

Jika dilihat dari waktu yang diperlukan, mengaji sendiri memang lebih efisien. Namun kelemahannya terletak pada tidak diketahuinya kemungkinan kesalahan yang diperbuat. Akibatnya, pahala yang didapatkan akan berkurang. Untuk itu, minta orang lain untuk menyimak.

Mengaji dengan disimak orang lain juga dapat membantu meningkatkan kemampuan mengaji selain dengan guru. Orang yang menyimak bisa membenarkan ketika ada kesalahan yang dilakukan. Kesalahan bisa segera dibetulkan dan menjadi masukan yang bermanfaat.

8. Membaca Sambil Mendengarkan Murottal

Yang terakhir, mengaji bisa dilakukan dengan mendengarkan murottal. Sekarang, sudah banyak murottal dengan berbagai Qori’ yang bisa diakses. Tinggal pilih saja salah satu yang paling cocok dengan cara mengaji masing-masing.

Tujuannya hampir sama dengan mengaji dengan disimak. Murottal bisa memberikan contoh mengaji yang benar. Sambil mendengarkan, sambil belajar untuk mendapatkan bacaan yang mendekati sempurna.

Nah itulah beberapa cara belajar mengaji yang dapat diterapkan untuk efektifitas belajar mengaji. Dengan begitu, yang belum bisa mengaji pun bisa cepat bisa mengaji dan membaca Al-Qur’an. Tentunya, dengan amalan ini semakin banyak pahala yang bisa didapatkan.

Share this post