als - new
cara mengajari anak minum pakai dot

6 Cara Mengajari Anak Minum Pakai Dot yang Baik dan Benar

Tidak semua ibu dapat memberikan ASI melalui payudaranya. Terkadang, Ibu mau tak mau harus menerapkan cara mengajari anak minum pakai dot akibat kondisi tertentu. Contohnya seperti ibu pekerja dan kondisi kesehatan ibu yang tak memungkinkan.

Menyusui bayi melalui dot bukanlah hal yang kejam. Justru, cara mengajari anak minum pakai dot ini memberi anggota keluarga yang lain peluang untuk bonding dengan bayi, contohnya suami. Penggunaan dot juga dapat memastikan nutrisi bayi tercukupi selama ibunya tak ada.

Cara Mengajari Anak Bayi Minum Memakai Dot

Bayi baru lahir memang masih mempelajari semua hal yang ada, termasuk dalam hal menyusu. Setelah terbiasa melakukan direct breastfeeding, terkadang terdapat keadaan yang mau tak mau memaksa ibu menyusui melalui dot.

Baik ibu, ayah, atau siapa saja yang bertugas memberi bayi susu harus mau mempelajari cara mengajari anak minum pakai dot. Karena, jika menggunakan dot, tidak hanya ibu saja yang dapat memberikan ASI. Lantas, bagaimanakah langkah-langkahnya?

  • Pastikan ukuran empeng yang digunakan sudah tepat. Ukuran empeng ini sangat berkaitan dengan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan saat bayi menyusu. Ukuran empeng yang tepat, sesuai dengan umur bayi akan membantu ritme penyusuan menjadi lebih stabil.
  • Posisikanlah bayi dalam keadaan nyaman. Pastikanlah kepala bayi berada dalam posisi yang lebih tinggi daripada tubuhnya. Supaya posisinya lebih aman, sedikit memiringkan tubuh bayi juga akan membantu mencegah terjadinya menyusu yang berlebihan, muntah, ataupun tersedak.
  • Pilihlah posisi yang nyaman baik bagi ibu/pemberi susu ataupun bayi. Posisi-posisi yang populer untuk menyusui bayi melalui botol diantaranya buaian (cradle hold), duduk tegak, ataupun kaki terlipat. Setelah memilih, pastikan sudah memposisikan bayi dengan benar.
  • Jangan langsung memasukkan empeng dot ke mulut bayi. Perkenalkanlah dahulu empeng dari botol tersebut pada bibir bayi. Jika bayinya sudah mulai mau, pelan-pelan tuntunlah bayi untuk mulai menyusu melalui dot. Kuncinya sabar, jangan terburu-buru ya!
  • Sendawakan bayi setelah selesai menyusu. Meskipun melalui dot, namun bayi tetap harus disendawakan. Menyendawakan bayi juga dapat mencegah bayi rewel akibat kondisi perut yang kembung. Sendawakan di sela-sela waktu menyusui dan setelah selesai menghabiskan susunya.
  • Jangan ragu untuk membuang sisa susu atau ASI. Jangan pernah menyimpan ASI yang sudah selesai diminum. Meskipun sayang jika dibuang, namun menyimpan ASI bekas pakai dan memberikannya lagi akan sangat membahayakan kondisi bayi yang meminumnya.

Tips-tips yang Dapat Dilakukan untuk Mengajari Anak Minum Memakai Dot

Kesulitan saat ibu dan bayi pertama kali belajar minum melalui dot adalah hal yang wajar. Agar kesulitan berkurang, selain mempelajari cara mengajari anak minum pakai dot, pelajarilah juga tips-tips yang membantu bayi belajar memakai dot.

Telaten dan sabar adalah hal wajib yang dimiliki oleh ibu atau siapa saja yang ingin mengajarkan bayi untuk memakai dot. Agar bayi lebih mudah menyesuaikan diri, yuk simak tips-tips berikut:

  • Perkenalkanlah botol dot sejak dini. Hal ini akan sangat berguna apalagi untuk para ibu yang masa cutinya habis. Namun, jika bukan ibu bekerja, lakukanlah konsultasi dengan dokter jika ingin mulai memperkenalkan bayi pada dot.
  • Berilah waktu untuk bayi dan ibu menyesuaikan diri. Untuk ibu pekerja, berlatihlah minimal dua minggu sebelum kembali bekerja. Dengan waktu penyesuaian yang cukup, bayi tidak akan kebingungan saat disusui melalui botol dot.
  • Pilihlah dot yang paling mirip dengan puting ibu. Bentuk yang mirip bisa membantu bayi ‘menyenangi’ dot. Tapi, jangan lupa untuk memperhatikan lubang dot tempat susu keluar, jangan sampai alirannya terlalu cepat atau terlalu lambat.
  • Oleskan sedikit ASI pada bagian luar dot. Hal ini bisa membantu bayi agar lebih tertarik menyusu. Sebab, bau ASI selama ini familiar dengannya, sehingga besar kemungkinan bayi akan tertarik.
  • Siapkanlah baju beraroma ‘ibu’. Hal ini dapat dilakukan untuk berjaga-jaga bayi tidak mau menyusu karena pemberi susu bukanlah ibunya. Aroma baju ibu di sekitar bayi akan membuat bayi merasa bahwa ibunya masih ada di sisinya.
  • Janganlah memaksa bayi. Biarkan bayi menyusu di botol sesuai keinginannya. Tidak baik memaksakan bayi tetap menyusu melebihi kapasitasnya. Biarkan bayi menyusu tanpa paksaan untuk menghabiskan jumlah tertentu. Hal ini juga berlaku untuk breastfeeding.

Mulai melakukan cara mengajari anak minum pakai dot sebenarnya merupakan hal yang menantang sekaligus menyenangkan. Meski akhirnya tidak menyusu secara langsung, tetapi jika keadaan memang mengharuskan, tidak ada salahnya untuk memberikan ASI melalui botol dot. Beberapa cara mengajari anak minum pakai dot diatas akan sangat membantu ayah dan ibu dalam mengajari buah hati.

Share this post